Cara Mempromosikan Produk

Salah satu cara menjadi kaya adalah dengan berbisnis. Diartikel kita akan membahas bagaimana cara mempromosikan produk yang kita produksi sendiri. Sebagai contoh kita akan gunakan keripik jamur sebagai produk yang akan dijual. Sebagai pedoman akan kita analisa menggunakan strategi pemasaran 7P.

Produk

Walaupun sudah memiliki produk ada baiknya kita analisa kembali produk tersebut. Keripik jamur yang kita jual merupakan keripik dengan harga terjangkau. Kita perlu memastikan bahwa produk tersebut enak. Caranya adalah dengan memberi sample ke keluarga dan teman dan menanyakan pendapat mereka. Setelah mendapatkan produk yang baik maka selanjutnya adalah memikirkan nama atau mereknya. Merek ini sangat penting untuk mendukung keberhasilan dimasa depan agar orang dengan mudah mengingat produk kita. Selanjutnya adalah membuat kemasan yang menarik dan menonjol dibandingkan keripik-keripik lainnya.

Harga

Lakukan analisa terhadap produk-produk kompetitor yang ada, tidak hanya keripik jamur namun keripik-keripik lainnya. Jika produk kita lebih baik dan memiliki kemasan yang lebih baik, kita dapat memberi harga sedikit yang lebih baik dibandingkan produk-produk lainnya. Diskon seperti beli satu gratis satu juga dapat dilakukan untuk menarik orang untuk membeli walaupun kita tidak mendapatkan untung. Anggap saja itu merupakan biaya promosi.

Promosi

Promosi tidak ada artinya jika produk atau harga kita tidak baik. Oleh karena itu sebelum melakukan promosi perlu kita pastikan produk kita dapat diterima pasar. Strategi untuk keripik jamur kita adalah secara online, dengan memiliki akun social media dan lebih baik lagi memiliki website sendiri. Semakin banyak orang yang follow dan like akun sosial media kita penjualan akan semakin banyak. Ada berbagai strategi untuk meningkatkan jumlah follower kita seperti endorse artis atau orang yang memiliki follower banyak dan beriklan di facebook atau instagram. Dalam melakukan promosi harus kita membuat terlebih dahulu rencana keuangan seperti biaya promosi yang dikeluarkan, target follower dan penjualan.

Selain melalui sosial media ada banyak hal yang dapat dilakukan akan produk semakin terkenal misalnya:

  • Menawarkan produk ke toko-toko makanan ringan
  • Buat lomba disosial media yang disertai dengan hadiah keripik jamur
  • Memberikan sampel produk gratis
  • Memberikan biaya pengiriman gratis untuk pembelian senilai tertentu
  • Malakukan promosi di blogger-blogger dengan pembaca yang banyak

Lokasi

Selain menjual lewat akun sosial media kita sendiri, kita dapat mencari reseller agar mereka dapat membantu penjualan kita. Untuk menarik reseller, diskon yang diberikan kepada mereka harus menarik. Dengan memberikan target dan bonus akan semakin memotivasi mereka untuk menjual produk kita. Untuk menjadi besar, fokus kita adalah pada reseller. Semakin banyak reseller yang kita miliki hasilnya akan eksponensial. Untuk tiap kota yang besar setidaknya harus memiliki satu reseller. Jika kita tidak memiliki reseller, maka untuk mencapai penjualan 1.000 unit maka kita sendiri yang harus melakukan penjualan tersebut. Namun jika memiliki 10 reseller maka tiap reseller hanya perlu menjual 100 unit. Menjual 100 unit tentu lebih mudah dibandingkan menjual 1.000 unit.

Setelah melakukan strategi-strategi diatas harus dilakukan analisa secara berkala terhadap bisnis yang kita miliki dan kompetitor-kompetitor. Amati apa yang dilakukan kompetitor-kompetitor dan implementasikan apa yang mereka lakukan secara baik terhadap bisnis kita. Intinya setiap bulan harus ada perbaikan terhadap bisnisnya dan harus ada pertumbuhan pendapatan.

Ketika telah tumbuh secara konsisten, setidaknya 3 bulan tumbuh konsisten, maka sebaiknya dilakukan usaha yang lebih keras lagi dan promosi yang lebih kencang. Tujuannya adalah dengan cepat menguasai pasar agar tidak dibalap oleh kompetitor.

 

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.