Cara Menjadi Developer Tanpa Modal

Tahukah anda apa itu Developer? Developer ini adalah sebuah pelaku usaha yang dapat dikatakan sebagai perusahaan yang menekuni bidang pembuatan atau pengadaan perumahan. Nah, developer ini terdiri dari dua jenis yaitu developer bersubsidi atau dalam artiannya harga perumahan terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah, dan developer untuk perumahan biasa. Kedua developer ini banyak digandrung oleh semua kalangan masyarakat. Pasalnya banyak seseorang yang sangat ingin memiliki perkerjaan sebagai seorang developer. Namun, tak jarang juga keinginan tersebut diurungkannya. Sebab, mereka berfikir bahwa menjadi seorang developer pastinya memiliki modal yang kuat dan banyak. Tidak hanya itu, mereka juga berpikir bahwa menjadi developer harus memikirkan harga material untuk proses pembangunan perumahan semakin hari semakin melambung tinggi seiring berjalannya waktu.

Daftar gratis di Olymp Trade:

Cara Menjadi Developer Tanpa Modal

Tak sedikit dari kalangan masyarakat yang menyebutkan bahwa menjadi seorang developer harus memiliki banyak uang yang akan dikeluarkan saat proses pekerjaan perumahan. Anggapan tersebut belum 100% benar. Bahwasanya, saat ini menjadi developer juga tidak harus memiliki modal banyak. Ada beberapa developer yang sukses berawal dari developer tanpa modal. Jadi, developer tanpa modal ini untuk anda yang memiliki dana yang pas-pasan namun dapat digunakan sebagai pekerjaan developer. Nah, cukup dengan ilmu pengetahuan yang tinggi anda akan mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut ini beberapa cara menjadi developer tanpa modal:

Sumber: https://cdn-images-1.medium.com/

  1. Membeli lahan dengan mencicilnya

Jika anda hanya memiliki dana yang cukup pas-pasan, anda tidak perlu khawatir. Pasalnya, dengan mencicil lahan anda sudah dapat bekerja sebagai developer. Anda dapat membeli lahan secara bertahap untuk melunasi biaya cicilan lahan. Untuk sistem pembayarannya anda dapat menggunakan uang muka/DP atau bisa juga tanpa DP. Asalkan dengan menawarkan harga yang lebih tinggi dari seorang pemilik. Hal tersebut dapat menjanjikan kontrak kerja bagi anda. Jika anda memilih cara mencicil sebaiknya sistem pelunasan dilakukan dalam waktu yang tepat agar tidak terjadi kesenjangan antar sesama. Pemilik tanah akan lebih menyukai pilihan waktu yang tepat dan disiplin untuk diajak bekerja sama.

  1. Sistem bagi hasil

Selain dengan cara mencicil, anda juga dapat membeli lahan dengan sistem bagi hasil. Bagi hasil disini adalah dengan cara ketika proyek sudah dikerjakan, atau saat proyek tersebut terjual total, anda dapat langsung membayarnya saat itu. Untuk memperlancar pekerjaan, anda dapat memutuskan berhubungan baik dengan pemilik tanah. Hal yang perlu diperhatikan lainnya adalah menggunakan perjanjian secara tertulis agar jika terjadi sesuatu  yang tidak diinginkan terdapat bukti yang nyata.

  1. Bantuan pihak bank

Di samping itu, menggunakan bantuan bank juga dapat anda lakukan untuk membeli tanah. Pembayaran harga tanah dari pemilik tanah dapat melalui dan melibatkan bank. Dengan membuat kesepakatan pembayaran jumlah harga tanah ke kepada pemilik tanah dan pengelola sesuai dengan jumlah yang dijanjikan. Dengan begitu, anda tidak perlu kesulitan mencari dana modal yang besar. Sebab biaya sudah ditanggung bank terlebih dahulu sebelum anda mentransfernya. Jangan lakukan transfer lebih dari jatuh tempo, sebab anda tidak akan dipercaya lagi sebagai developer jika anda tidak dapat memenuhi waktu dengan tepat. Pasalnya bank juga dapat memberikan sanksi pada anda jika pembayaran dilakukan dengan telat.

  1. Kerja sama dengan investor

Cara ini adalah dengan cara menggundang investor. Kerja sama dengan para investor adalah langkah yang paling aman. Cara ini tidak memiliki resiko yang terlalu tinggi. Dengan cara kerja sama yang baik dengan investor anda tidak akan mengeluarkan biaya yang lebih. Justru dengan pembagian hasil yang telah disepakati anda dapat bekerja sama dengan baik. Carilah investor yang mudah untuk diajak kerja sama agar anda nyaman dalam urusan developer ini. Jangan pernah mengecewakan investor jika anda ingin bekerja sama secara berkelanjutan.

  1. Kerja sama pemilik tanah

Cara kelima adalah kerja sama dengan pemilik tanah. Dengan melakukan kerja sama yang baik dengan pemilik tanah, maka pekerjaan developer anda akan berjalan dengan lancar. Dana modal akan dipertimbangkan sesuai dengan kesepakatan. Buatlah perjanjian dengan pemilik tanah agar anda dapat mempertimbangkan pekerjaan selanjutnya. Sistem pembayarannya dapat melalui bank. Gunakan kesepakatan yang anda buat untuk sistem transfer kepada pemilik tanah dan juga pengelola. Jika bekerja sama, jangan gunakan pendapat yang memihak. Bermusyawarah sebelum mengambil kesepakan agar pekerjaan anda berjalan dengan lancar dan tidak ada unsur terbebani satu sama lain.

Itulah kelima cara menjadi developer tanpa modal. Apapun dapat anda lakukan tanpa harus memiliki uang yang banyak. Carilah pengetahuan sebanyak mungkin tentang menjadi developer yang profesional agar banyak dari kalangan mayarakat yang ingin bekerja sama dengan anda. Jika anda sudah dipercaya sebagai developer, jangan pernah mengecewakan pihak yang telah bekerja sama dengan anda. So, gunakanlah cara diatas dengan sebaik mungkin agar pekerjaan yang anda lakukan berjalan dengan lancar tanpa resiko berat yang harus dilewati.

Strategi Menjadi Developer Profesional

Menjadi seorang developer memang terkadang susah dan terkadang gampang. Anda hanya perlu memiliki strategi dan pengetahuan yang lebih tentang pekerjaan developer. Strategi inilah yang menentukan keberhasilan menjadi seorang developer. Nah, jika anda ingin menjadi developer yang profesional anda dapat mengikuti ulasan strategi dibawah ini. Berikut strategi dan cara menjadi developer profesional:

Gali pengetahuan lebih

Saat ini jika anda ingin mengambil keputusan dalam urusan apapun, adakalanya anda mengetahui dan mencari informasi pengetahuan sebanyak-banyaknya agar tidak keliru. Hindari melakukan pekerjaan secara asal-asal karena akan merugikan banyak pihak. Khususnya bagi anda yang ingin melakukan pekerjaan sebagai seorang developer. Seorang developer hendaknya teliti akan hal yang dikerjakannya. Banyak pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini. Jadi, anda perlu pengalaman pengetahuan yang lebih banyak agar saat mengambil keputusan anda tidak akan merugikan orang lain.

Kerja samapun menjadi lebih ringan tanpa terbebani. Menjadi seorang developer profesional, anda harus mengetahui pengetahuan yang menyeluruh tentang segala bidang aspek-aspek yang berkaitan dengan pembuatan perumahan. Di samping itu, anda juga harus memahami segala cara untuk mengelola proyek perumahan dengan baik dan benar. Pengetahuan-pengetahuan yang terkumpul tentang proyek perumahan dapat anda gali dan terima dari berbagai sumber seperti beberapa buku tentang menjadi developer yang handal, atau buku tentang cara menjadi develper profesional dan banyak buku lainnya yang berisikan tentang bisnis proyek perumahan. Namun jika anda lebih nyaman mencari informasi dengan gadget kesayangan anda, anda dapat menggali informasi dengan bermodalkan gadget anda yang tersambung koneksi internet.

Tidak hanya itu, belajar secara langsung dengan beberapa kenalan developer juga dapat menjadi acuan anda untuk menggali lebih dalam tentang ilmu bisnis proyek perumahan. Jika anda memiliki kenalan seorang developer, jangan sungkan-sungkan untuk selalu bertanya dan menggali informasi dengannya. Anda akan lebih mudah memahami dan menyerap informasi yang diberikan oleh developer tersebut. terlebih jika developer tersebut sudah dikatakan sebagai developer profesional. Biasanya anda dapat berjumpa dengan developer sebenarnya melalui berbagai macam workshop atau seminar tentang developer proyek dan properti yang mereka adakan di daerah masing-masing. Bagaimana? mudah bukan? Nah, tunggu apalagi? Jangan melewatkan kesempatan emas jika anda ingin bekerja sebagai developer profesional. Tetap gali ilmu pengetahuan sebanyak mungkin untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Mempertimbangkan kesepakatan harga

Harga menjadi hal yang paling terpenting dalam pekerjaan sebagai seorang developer. Sedangkan cara menentukan harga yang paling optimal adalah dengan cara menyamakannya dengan harga pasaran di daerah masing-masing. Sebagai seorang developer, tentukanlah kesepakan terlebih dahulu harga yang sesuai dengan pasar agar proyek dapat dijalankan. Cara yang paling mudah untuk mengetahui lahan dapat dijadikan proyek adalah dengan melihat harga perumahan yang dituju. Anda harus memperlajari semua harga jual yang digunakan pemilik. Cobalah analisis harga jual mereka dan berikan kesimpulan agar anda dapat memahami dan mempertimbangkan kesepakatan harga yang ditentukan. Dengan memperlajari lebih lanjut tentang harga tanah, maka anda dapat mengetahui harga tanah matang dan harga tanah mentah. Biasanya banyak yang keliru menentukan harga kedua tanah tersebut. Jadi, berhati-hatilah dan cermati terlebih dahulu sebelum anda mengambil keputusan dan mempertimbangkan sebuah harga dalam pekerjaan developer.

Pilihlah lahan yang berkualitas

Untuk menjadi developer profesional, sebaiknya gunakanlah lahan yang layak untuk dijadikan proyek. Carilah lahan yang layak agar proyek yang dibangun dapat berkualitas. Jika anda menggunakan lahan yang bagus dan baik anda sudah mendapat keuntungan dari sebuah lahan. Akan banyak pihak yang ingin bekerja sama dengan anda termasuk investor besar. Sebagaimana pemilihan lahan yang bagus adalah lahan yang terletak di tempat lokasi strategis, harga yang sesuai, kondisi lahan yang bagus, dan cara bayar yang aman. Jadi, pertimbangkan kembali dalam memilih lahan yang berkualitas agar tidak mengecewakan banyak pihak. Pasalnya, banyak pihak termasuk investor yang senang jika bekerja sama dan mendapat keuntungan yang berkualitas.

Perhatikan Kondisi Lahan

Sebelum bekerja sama dengan banyak pihak dan juga pemilik lahan, adakalanya anda harus memperhatikan kondisi lahan terlebih dahulu. Kondisi lahan yang baik dapat dilihat dari fisik lahan tersebut. Fisik lahan terdiri dari kontur yang datar, tahan yang berasal dari tanah bertekstur keras dan yang lebih penting terdaat saluran pembuangan disekitar lokasi untuk memudahkan pembangunan proyek. Tanah yang datar dapat secara langsung dibangunkan sebuah proyek tanpa menunggu lama karena jenis tanah yang mudah untuk dibangun. Hal ini tidak memerlukan persiapan proyek yang membutuhkan pengurungan dan cut and fill. Serta kondisi tanah yang keras juga lebih mudah untuk dibangun dan tidak memerlukan pekerjaan yang sulit. Pasalnya, tanah bertekstur keras tidak perlu melewati proses pengeringan dan pemadatan material.

Perhatikan legalitas lahan

Kondisi legalitas lahan juga sangat penting untuk diperhatikan oleh seorang developer. Lahan yang sudah masuk dalam legalitas terbaik adalah lahan yang memiliki surat sertifikat tanah. Hal ini akan mempermudah nantinya saat mengurus perizinan. Tanah yang sudah sertifikat akan terima secara langsung oleh badan pembiayaan serta akan lebih mudah dipercaya oleh masyarakat ataupun konsumen yang membelinya. Proses sertifikat ini membutuhkan waktu yang lama. Jangan pernah terpengaruh untuk membeli lahan yang masih belum tersertifikat. Namun, anda juga perlu berhati-hati dengan tanah yang sudah tersertifikat. Pasalnya, banyak juga tanah yang sudah tersertifikat namun masih terdapat masalah dan diragukan kepemilikannya. Jadi, tetap teliti dalam masalah legalitas tanah. Semua akan dapat terselesaikan jika anda cermat dan teliti dalam mengambil keputusan. Proyek akan dapat dijalankan dengan biaya dan waktu yang memadai. Tetap pertimbangkan biaya yang sesuai dan jangan sampai menurun jauh dari perkiraan.

Perhatikan cara bayar

Nah, cara bayar dari pemilik lahan memiliki peranan yang sangat penting. Semakin mudah cara bayar semakin tertarik pula konsumen yang akan membeli. Terutama untuk pengelolaan proyek yang berhubungan dengan cashflow. Dengan begitu anda dapat menjual lahan dengan harga yang relatif memadai dan rendah dibanding dengan harga pesaing. Anda juga akan memenangkan persaingan dengan mudah tentang harga lahan. Tidak hanya itu, developer besar juga mengutamakan kerja sama lahan dengan dibayar mundur karena semakin mahalnya tanah.

Pengurusan perizinan

Sebagai seorang developer, perizinan juga termasuk hal yang perlu diperhatikan. Perizinan yang harus diperhatikan dari developer adalah tahapan perizinan IMB (Izin Membangun Bangunan). Ijin Lokasi, izin prinsip, Pengesahan Siteplan hingga penerbitan IMB adalah hal yang perlu dilakukan sebelum membangun proyek. Untuk IMB pertama biasanya hanya berupa IMB induk untuk keseluruhan perumahan yang akan diajukan. Namun, seiring berjalannya waktu dan pembangunan, IMB dapat dipecah per unit rumah jika antinya sertifikat telah resmi dimiliki konsumen. Untuk melakukan perizinan dan menanyakan tentang berbagai syarat perizinan, anda perlu mendatangi kantor pengelola perizinan bangunan di daerah masing-masing karena setiap daerah terdapat kebijakan perizinan masing-masing. Untuk anda yang masih bingung tentang perizinan, anda dapat meminta bantuan notaris yang sudah ahli dibidang perizinan untuk mengurus perizinan lokasi anda hingga selesai.

Pengurusan pemasaran

Perizinan dan pemasaran adalah satu paket yang harus saling melengkapi. Jika perizinan sudah didapatkan, hal selanjutnya yang harus anda perhatikan adalah pemasaran. Dalam aspek pemasaran ini yang terpenting adalah penjualan dan promosi. Pemasaran dengan promosi sangat efektif dilakukan untuk anda mendapatkan hasil yang maksimal. anda dapat memanfaatkan berbagai macam cara untuk digunakan dalam berpromosi. Banyak diantaranya menggunakan spanduk yang dipasang di jalan raya sebagai acuan agar masyarakat dapat membacanya dengan mudah. Serta ada juga umbul-umbul dan brosur yang disebar di kalangan masyarakat. Jika anda ingin memanfaatkan koran sebagai media promosi, anda dapat memasang iklan tersebut di koran. Sebaliknya jika anda menginginkan promosi di media sosial anda dapat memasangnya di blog atau website lainnya yang mudah dibaca masyarakat.

Berburu investor

Investor ini adalah pihak yang paling penting untuk diajak bekerja sama dalam proses pembangunan proyek. Terlebih lagi jika anda hanya mengandalkan sebagai developer tanpa modal. Pastinya akan lebih sulit dalam meyakinkan investor untuk bekerja sama. Anda harus bekerja sama dengan baik agar investor merasa nyaman. Pasalnya, yang membiayai semua pembangunan proyek adalah investor. Jadi, dari segi keuntungan anda harus mempertimbangkan dan membaginya rata untuk menghindari kesenjangan antara satu sama lain. Nah, sama halnya dengan seorang developer profesional. Menjadi developer profesional harus mengutamakan investor yang mau bekerja sama dengan anda. Jangan pernah egois untuk membagi hasil keuntungan. Semakin baik kualitas pekerjaan anda semakin banyak pula investor yang akan bekerja sama dengan anda dalam kurun waktu yang lama.

Nah, itulah ulasan bagaimana cara menjadi developer tanpa modal dan juga tips menjadi developer yang profesional. Percayalah, jika anda mampu profesional dalam bidang apapun anda akan dapat menarik kepercayaan dari banyak orang. Sama halnya dengan seorang developer. Sebagai seorang developer yang profesional dan mampu bekerja dengan maksimal maka banyak pihak yang akan bekerja sama dengan anda. Tidak peduli dengan modal sedikit ataupun tanpa modal jika anda mampu memaksimalkan pekerjaan tersebut, maka keuntungan dan keberhasilan akan memihak pada anda. So, jangan buang kepercayaan dari banyak pihak jika anda ingin bekerja sama dalam kurun waktu yang lama.

 

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.