Contoh Budaya Kerja Yang Baik

Bekerja merupakan suatu kegiatan untuk menghasilkan suatu manfaat bagi orang lain dan mendatangkan keuntungan secara materi bagi diri sendiri. Profesi atau jenis pekerjaan di dunia ini sangat banyak, seperti menjadi PNS, pilot, dosen, pelatih olah raga, pembisnis, pengusaha, dan masih banyak lainnya. Seseorang yang bekerja baik dalam mengurus usahanya sendiri ataupun menjadi karyawan di perusahaan orang lain pastinya harus memiliki budaya kerja yang baik. Apa itu budaya kerja ? budaya kerja merupakan suatu nilai, persepsi, perilaku, dan keyakinan uang dianut oleh tiap individu karyawan mengenai makna kerja dan refleksinya dalam mencapai tujuan organisa maupun individual. Budaya kerja yang baik sudah seharusnya diterapkan oleh setiap perusahaan kepada karyawan, maupun karyawan terhadap perusahaan. Keduanya memiliki kewajiban dan hak masing-masing demi tercapainya tujuan bersama.

Contoh Budaya Kerja

Selain itu sistem budaya kerja yang diterapkan suatu perusahaan juga akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan. Maka dari itu budaya kerja yang baik haruslah diterapkan. Bagaimana budaya kerja yang baik ? Setiap orang atau perusahaan tentunya memiliki pandangan tersendiri mengenai bagaimana budaya kerja yang baik. Berikut ini ada beberapa contoh budaya kerja yang baik, yang telah dilakukan oleh beberapa perusahaan besar.

Sumber: https://2.bp.blogspot.com/

1. Produktif

Produktif menjadi salah satu budaya kerja yang paling utama harus diterapkan dan dimiliki oleh setiap karyawan. Produktif disini mengandung beberapa komponen, seperti misalnya memahami substansi dasar mengenai makna bekerja, sikap terhadap pekerjaan dan lingkungan pekerjaan, perilaku ketika bekerja, etos kerja, sikap terhadap waktu , serta berbagai peralatan penunjang pekerjaan. Berbegai komponen tersebut sangat perlu diperhatikan supaya dalam menyelesaikan suatu pekerjaan tidak sesuatu yang menghambat.

2. Membebaskan Karyawan Berekspresi

Ketika karyawan telah terbukti memiliki beberapa komponen sebelumnya atau bekerja sangat produktif, maka sangat penting memberikan kebebasan kepada karyawan. Hal ini dilakukan semata untuk meningkatkan kepercayaan diri karyawan dan tanggung jawab yang lebih tinggi. jika karyawan dibebaskan untuk berekspresi dan berimajinasi secara luas, bukan tidak mungkin ada hasil lebih yang bisa ia berikan. Meskipun begitu, sebagai pemilik perusahaan anda tetap memiliki hak untuk mengontrol atau mengawasi setiap hasil kerja yang dilakukan karyawan. Bukan hanya soal pembebasan dalam berfikir saja, namun perusahaan sebesar Google ternyata juga membesaskan para karyawannya dalam berpenampilan. Perusahaan ini sangat identik dengan budaya kerja yang mengedepankan lingkungan kerja yang lebih casual dan terkesan santai dari pada harus serius setiap hari.

3. Memberikan Fasilitas Penunjang Untuk Karyawan

Fasilitas sangat penting demi menunjang kerja seorang karyawan. Perusahaan yang baik tidak hanya akan menuntuk hasil, namun juga memeprhatika proses dan menyediakan berbagai fasilitas yang dibutuhkan oleh karyawan. Misalnya saja seperti menyediakan makan di kantor, kendaraan selama dikantor, alat cepat atau printer, dan masih banyak lainnya

4. Memberikan Hiburan

Menghadapi berbagai pekerjaan setiap hari memang membuat seorang pekerja akan merasa jenuh pada waktu-waktu tertentu. Hal inilah yang juga menjadi perhatian para pemilik perusahaan. Tidak hanya menuntut hasil dari pekerjaan karyawannya, namun perusahaan juga harus memperhatikan kebutuhan psikis para karyawannya. Memberikan suatu kegiatan untuk merefresh otak juga sangat perlu dilakukan. Misalnya saja, sebulan sekali melakukan kegiatan outbond atau pergi rekreasi bersama-sama. Itulah sedikit informasi mengenai budaya kerja yang baik. Jika perusahaan milik anda atau perusahaan anda tempat anda bekerja telah memiliki budaya seperti diatas, maka manfaatkan budaya tersebut secara maksimal. Jangan sampai anda hanya memanfaatkan karyawan saja, dan bagi anda karyawan jangan sampai dengan kemudahan yang diberikan akan lupa dengan tanggung jawab pekerjaan. Semoga informasi ini bermanfaat, dan semoga dapat menginspirasi bagi anda yang berniat membangun budaya kerja yang lebih baik lagi.

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

1 Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.