Mengenal Vertigo

Tags:

Vertigo adalah gangguan yang menyerang bagian keseimbangan tubuh. Ketika penderita merasakan penyakit ini kambuh, maka sekelilingnya terasa berputar dan terjadi secara tiba-tiba. Vertigo yang di alami seseorang ada yang dalam tingkat rendah sampai yang berat sehingga ketika muncul dapat menghambat aktivitas yang dilakukan. Variasi serangan Vertigo antara lain mulai dari hanya pusing ringan dan berlangsung berkala dan ada juga yang parah hingga pusing berat dan terjadi dalam waktu yang lama. Jika sudah muncul maka penderita tidak dapat beraktivitas normal.
Selain pusing, gejala lain yang menyerang penderita Vertigo adalah kehilangan keseimbangan. Kehilangan keseimbangan ini berlanjut menjadi susah berdiri dan menyeimbangkan tubuh, keringat, muntah dan mual dengan disertai gerakan mata yang tidak normal dan kemudian pusing berat.

Vertigo

Vertigo disebabkan oleh berbagai hal. Biasanya disebabkan oleh gangguan pada telinga bagian dalam. Gangguan ini akan memicu masalah mekanisme keseimbangan tubuh. Penyebab Vertigo lainnya antara lain :

Sumber: http://cbsnews3.cbsistatic.com

1. Vertigo Posisi Paroksimal Jinak (BBPV) yaitu Vertigo yang dipicu perubahan kepala pada posisi tertentu.
2. Migrain yaitu sakit kepala pada sebelah bagian kepala yang tak tertahankan.
3. Vestibular Neuronitis yaitu inflamasi saraf vestibular pada telinga bagian dalam.
4. Gangguan penglihatan yang mengganggu sistem keseimbangan tubuh.
5. Penyakit Maniere yaitu gangguan yang menyerang telingan bagian dalam.
6. Tumor yang menyerang otak
7. Kerusakan telinga yang disebabkan oleh obat-obatan tertentu.
8. Trauma atau luka yang terjadi di sekitar kepala atau leher.
9. Mabuk setelah naik kendaraan.
10. Posisi tidur yang salah seperti terlalu tinggi atau terlalu.

Vertigo sebenarnya bukan merupakan penyakit. Vertigo lebih condong dikatakan sebagai gangguan pada bagian tubuh. Jika ingin mengobat Vertigo maka yang harus diketahui terlebih dahulu adalah penyebabnya. Pada Vertigo ringan tanpa penyebab khusus biasanya bisa sembuh tanpa penanganan khusus. Hal ini juga bisa karena otak dapat dapat beradaptasi dengan perubahan telinga bagian dalam.

Penanganan Vertigo

Namun untuk Vertigo yang memang dikarenakan beberapa penyakit atau faktor tertentu membutuhkan penanganan lebih diantaranya :
• Manuver Epley untuk penanganan Vertigo akibat BBPV
• Obat-obatan jangka pendek seperti prochlorperazine dan antihistamin.
• Terapi rehabilitasi Vestibular untuk membantu otak beradaptasi dengan sinyal yang tidak sesuai dari telingan yang menjadi penyebab Vertigo sehingga dapat mengurangi frekuensinya. Langkah latihan Vestibulasi adalah sebagai berikut :

a. Posisikan tubuh berdiri tegak, buka mata dan kemudian tutup kembali. Ulangi sebanyak 5 kali.
b. Gerakan memutar kepala. Posisikan dagu menyentuh dada kemudian putar kepala ke kiri dan ke kanan secara perlahan. Ulangi sebanyak 3 kali.
c. Gerakan wajah mendongak keatas kemudian kebawah secara perlahan secara berulang 3 kali.
d. Miringkan kepala hingga telinga kiri menyentuh bahu kiri dan tahan selama 15 detik. Setelah itu lakukan pada telinga sebelah kanan dan tahan 15 detik juga. Ulangi 3 kali.
e. Duduk dengan posisi tegak dan mata terbuka kemudian dilanjutkan dengan berdiri perlahan. Ketika berdiri tutup mata anda dan ulangi sebanyak 3 kali.
f. Menggerakkan mata secara horisontal dengan mata terbuka. Ulangi sebanyak 3 kali pada setiap arah. Kemudian dilanjutkan dengan menggerakkan bola mata ke atas dan kebawah secara vertikal.
g. Lakukan latihan otot mata dengan mengikuti kemana arah objek bergerak, fokuskan mata pada objek.

Pencegahan Vertigo

Selain penanganan medis secara standar kesehatan yang diterapkan oleh tim ahli, kita juga dapat melakukan langkah-langkah untuk mengurangi atau mencegah gejala vertigo antara lain sebagai berikut :

• Bagi penderita Meniere batasi jumlah konsumsi garam
• Anda ketahui apa penyebab vertigo yang anda miliki. Kemudian lakukan latihan pemicu verigo tersebut. Semakin sering anda melatih kemunculan vertigo maka otak anda akan cepat beradaptasi dengan penyebabnya sehingga frekuensi kemunculannya akan berkurang.
• Hindari gerakan tubuh membungkuk, kepala mendongak dan berjongkok.
• Jika menggerakkan kepala harus secara perlahan.
• Posisikan kepala lebih tinggi dengan menambahkan penyangga seperti bantal ketika dalam posisi tidur.
• Jika vertigo terjadi saat berdiri atau tidur maka segerakan untuk duduk.
• Menghindari gerakan reflek agar tidak terjatuh.
Pusing bukan hanya satu-satunya tanda anda mengidap vertigo. Lebih baik kenali gejala yang muncul dengan mencari informasi terpercaya atau konsultasi ke dokter anda.

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.