Perbedaan Bunga Dan Bagi Hasil

Setiap bank pasti memiliki aturan dan cara tersendiri untuk memberikan kepuasan terhadap nasabahnya. Salah satu yang paling sering kita dengar dan diketahui oleh banyak orang adalah sistem bunga. Bunga adalah batas jasa yang diberikan oleh pihak bank untuk nasabah yang memiliki simpanan uang, ataupun sejumlah uang yang diberikan kepada bank ketika nasabah meminjam sejumlah uang untuk pembiayaan suatu usaha tertentu. Setiap bank biasanya memiliki batas bunga yang berbeda-beda, namun pembayaran bunga semua bank biasanya relative sama yakni dilakukan setiap bulan sekali. Selain bunga, anda tentunya juga pernah mendengar sistem bagi hasil.

Bunga Dan Bagi Hasil

Bagi hasil merupakan suatu alternative pembiayaan yang dilakukan atas penetapan awal, serta akan meningkat seiring keuntungan dan kemajuan perusahaan. Jika dibandingkan sistem bunga, bagi hasil memiliki beberapa konsep dan sistem yang jauh berbeda. nah penasaran apa saja perbedaan sistem bunga dan bagi hasil, berikut penjelasannya.

Daftar gratis di Olymp Trade:

Sumber: https://kreditgogo.com/

1. Bank Penyedia

Sistem bunga biasanya dilakukan oleh bank konvensional, sedangkan bagi hasil dilakukan oleh bank syariah.

2. Penentuan Keuntungan

Penentuan keuntungan pada sistem bunga berdasarkan presentasi besaran kredit ataupun utang yang telah disepakati saat perjanjian awal dimulai. Sedangkan bagi hasil dilakukan berdasarkan perbandingan keuntungan yang telah ditetepkan diawal terhadap besarnya keuntungan dari usaha yang telah dibiayai oleh bank.

3. Penentuan Besar Presentasi

Besarnya presentasi pemberian keuntungan pada sistem bunga dilakukan berdasarkan jumlah uang atau modal yang dipinjamkan kepada nasabah untuk pembiayaan usaha. Sedangkan pada sistem bagi hasil penentuan presentasi didasarkan atas keuntungan yang diperolah dari usaha yang dikelola nasabah atas pinjaman uang dari bank.

4. Pembayaran

Selanjutnya pada sistem bunga pembayaran dilakukan tanpa mempertimbangkan untung atau rugi usaha yang dilakukan oleh si peminjam atau nasabah. Jika nasabah mendapat keuntungan yang berlipat dari usaha yang dijalankan, mereka pasti tidak akan keberatan untuk membayar hutang. Begitupun sebaliknya, jika usaha yang dilakukan belum mencapai untung secara maksimal pembayaran bungan pun akan terasa memberatkan. Berbeda halnya dengan sistem bagi hasil. Pada sistem bagi hasil pembayaran bunga dilakukan atas dasar pertimbangan besarnya keuntungan yang telah didapat. Semakin besar keuntungan pembayaran bagi hasil pun akan semakin besar, begitupun sebaliknya. Jadi nasabah yang memilih sistem bagi hasil tidak akan merasa kesulitan sekalipun usahanya belum mendapat banyak keuntungan.

5. Jumlah Pembayaran

Pada sistem bunga, jumlah pembayaran yang diberikan kepada bank tidak akan meningkat meski keuntungan usaha berlipat. Hal ini karena besarnya bunga telah ditetapkan diawal berdasarkan besarnya pembiayaan oleh pihak bank kepada nasabah. Sedangkan pada sistem bagi hasil, semakin besar untung yang didapat semakin besar pula pembayaran yang harus diberikan kepada pihak bank.

6. Eksistensi

Terakhir, berdasarkan eksistensi sistem bunga sangat diragukan dan bahkan dikecam oleh banyak kalangan. Sedangkan sistem bagi hasil tidak ada kalangan yang meragukan eksistensi dan keabsahannya, karena sistem ini melakukan kerja sama dengan keuntungan yang sama bagi kedua belah pihak. Nah bagaimana, masih bingung dengan perbedaan sistem bunga dan bagi hasil? Sebenarnya antara sistem bunga dan bagi hasil memberikan kelebihan dan kekurangannya masing-masing, namun memang berdasarkan peraturan agama islam sistem bagi hasil yang diterapkan oleh bank syariah sangat di sarankan. Salah satu hal yang terpenting adalah apapun pilihan anda dalam memilih sistem pembiayaan, semoga cara ini memberikan banyak keuntungan bagi usaha yang akan anda mulai.

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.