Pilih Rumah atau Apartemen?

Membeli properti yang paling sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan adalah pertimbangan yang penting. Tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk membeli properti yang sesuai dengan keinginan. Tentu banyak pertimbangan entah itu menyangkut properti jenis apa yang dibutuhkan, biaya, lokasi yang diinginkan, ataupun jangka pemakaiannya. Jenis properti yang dimaksud dibagi menjadi dua macam, pertama hunian vertikal yang biasa dikenal dengan apartemen, dan yang kedua adalah rumah.

Rumah atau Apartemen?

Tentu kedua hunian ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang menjadi pertimbangan. Bagi mereka dengan gaya hidup di kota besar ataupun mereka yang pekerja kantoran tentu akan memilih apartemen yang biasanya disesuaikan dengan jangka pemakainnya. Mengapa? Karena pada umumnya untuk mendapatkan rumah di perkotaan atau di sekitar kantor kemungkinannya tipis belum lagi kenaikan harga rumah yang melonjak tinggi tak sebanding dengan pendapatan.

Sumber: http://galmasciptagraha.com/

Meskipun begitu, bukan berarti diperkotaan tidak ada rumah, tetap ada namun biasanya dengan biaya yang tidak sedikit dan lahan yang minimalis pula. Berbeda dengan di pedesaan, ribuan rumah besar mungkin tertata rapi di sana, karena memang lahan yang masih banyak kosong tentu juga dengan biaya yang tidak sedikit. Nah, kelebihan dan kekurangan masing-masing hunian inilah yang menjadi pertimbangan. Fakta bahwa setiap tahun harga properti atau hunian cenderung naik yang akhirnya menyegerakan banyak orang untuk bergegas memiliki properti. Lalu, bagaimana pertimbangannya? Manakah yang lebih menguntungkan? Rumah ataukah apartemen? Berikut uraiannya

Status kepemilikan

Tak berstatus? Sakit bukan? Status penting adanya diketahui oleh pembeli. Jika tak berstatus maka jika ada permasalahan gono gini juga akan sulit diselesaikan. Membeli rumah sama artinya anda memiliki rumah dan tanahnya sekaligus, artinya ada sertifikat kepemilikan tanah. Lahan yang sudah anda beli tersebut bisa anda ubah setiap saat tanpa ada larangan, karena status kepemilikannya jelas yakni milik anda sendiri. Anda bisa menambah tatanan ruangan lainnnya dan mengubah bentuknya sesuai kebutuhan dan keinginan. Selain itu anda juga bisa menjual rumah tersebut kembali.

Hal ini mungkin tidak bisa dilakukan pada apartemen, karena pada dasarnya ketika anda membeli partemen, anda hanya memiliki ruangannnya saja bukan lahannya. Ibarat kos-kosan, anda hanya bisa mengubah tatanan ruangan kamar anda dan tidak bisa mengubah atau mengganti lahan lainnya karena anda tinggal di lahannya pemilik kosan dan tinggal bersama anak kos yang lainnya. Begitulah apartemen, ruangannya minimalis dan lahannya adalah milik pengelola dan milik bersama.

Lokasi

Apartemen menjadi pilihan, karena lokasi apartemen biasanya berada di tempat yang strategis yakni di pusat-pusat kota yang mudah jika ingin berpergian, berdekatan dengan perkantoran, pendidikan, pusat perbelanjaan, tempat hiburan atau rekreasi. Apartemen sangat cocok dimiliki oleh pekerja kantoran agar mempermudah aktivitas pekerjaannya. Cocok pula untuk anda yang memang suka dengan keprivasian, bukan menjadi makhluk non-sosial namun hanya untuk mencari ketenangan dari pergaulan orang-orang di lingkungan maka apartemen pilihannya.

Namun jika anda menyukai suasana pedesaan yang jauh dari kebisingan kota, maka rumah menjadi pilihannya. Bagi anda yang menyukai sosial dan pergaulan antar sesama di lingkungan, maka dianjurkan untuk membeli rumah. Rumah tingkat sosialisasinya sangat tinggi, terjadi karena adanya interaksi masing-masing tetangga dekat maupun yang jauh seperti kegiatan pedesaan gotong royong dan yang lainnya. Namun jika anda tinggal di pedesaan, kemungkinan akses berpergian juga minim dikarenakan jauh dari perkotaan.

Fasilitas dan biaya

Apartemen terkenal baik dalam hal fasilitas, namun tetap merupakan fasilitas bersama. Hampir seluruh apartemen yang ada dilengkapi dengan fasilitas yang serba lebih seperti lapangan tenis atau tempat bermain, kolam renang, tempat fitnes, dan lainnya yang digunakan secara cuma-cuma. Namun tetap, nominal keseluruhan untuk biaya perawatan apartemen lebih mahal dibandingkan rumah, karena memang untuk apartemen sendiri kita perlu mengeluarkan biaya setiap bulannya berhubungan dengan kebersihan dan pemeliharaan gedung tergantung pada kebijakan pengelola. Rumah tentu menjadi pilihan jika anda ingin penataan dan fasilitas yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Fasilitas rumah tentu berbeda jauh dengan fasilitas yang diberikan di apartemen, bahkan apartemen jauh lebih lengkap dalam hal fasilitas. Namun anda bisa merenovasi rumah dengan berbagai fasilitas yang dibutuhkan, hal ini tentu tidak bisa dilakukan pada apartemen karena anda dilarang merubah bentuk fisik dari apartemen meskipun apartemen tersebut milik anda. Membeli rumah berarti anda bertanggung jawab penuh atas fasilitas dan perawatannya, berkaitan dengan biaya perawatan dan lain sebagainya. Anda membutuhkan biaya yang lebih sesuai dengan fasilitas yang anda punya. Perbandingan tersebut bisa menjadi pertimbangan anda untuk menjatuhkan pilihan. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan masak-masak agar tak salah dalam memilih.

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.