Studi Kelayakan Bisnis

Saat ini menjadi pelaku bisnis yang profesional tidak hanya ditentukan oleh banyaknya pengetahun dan pengalaman dalam memulai sebuah bisnis. Membangun kegiatan bisnis, haruslah melibatkan berbagai banyak pihak seperti inverstor, bank, serta pemerintah yang menangani permasalahan perundang-undangan. Investor yang handal dapat memberikan tingkat keuntungan yang besar dari sebuah investasi. Begitu juga dengan pengelolaan bank baik dapat memberikan tingkat keamanan kredit yang akan digunakan dalam melaksanakan kegiatan usaha.

Namun, saat ini tidak dapat diprediksi bahwa kondisi lingkungan sekitar dan berbagai banyaknya pesaing unggul. Untuk itu para pelaku bisnis harus memiliki strategi yang kuat untuk tetap mempertimbangkan bisnisnya. Untuk mempertimbangkan kegiatan bisnisnya, pelaku usaha dapat memperolehnya dengan suatu studi mengenai kelayakan bisnis yang akan dijalankannya. Studi ini bertujuan untuk mempertimbangkan apakah bisnis yang dijalankan layak untuk dipertahankan atau dibatalkan. Studi kelayakan bisnis juga sangat diperlukan agar investasi yang dilakukan mendapatkan keuntungan serta diperlukan pelaku usaha untuk mengembangkan ide-ide yang akan membuat kelancaran bisnis yang akan dijalankan.

Studi kelayakan bisnis ini memiliki beberapa manfaat yang dapat diperoleh para pihak yang melakukan kegiatan bisnis seperti pemilik usaha, pihak managemen bisnis, pemerintah, kreditur hingga masyarakat.

Manfaat Studi Kelayakan Bisnis

Sumber : https://static1.squarespace.com/

  1. Keuntungan bisnis yang memadai dan banyak

Jika kegiatan bisnis berjalan dengan lancar, maka keuntungan terbesar dimiliki oleh pemilik usaha. Sebagaimana pemilik usaha yang mempunyai kepentingan terhadap hasil dan analisis sebuah studi kelayakan bisnis yang dilakukan. Keuntungan yang didapat berupa kegiatan usaha yang berjalan maksimal dan berturut-turut tanpa terjebak kerugian besar. Namun sebaliknya, jika kegiatan usaha tidak berjalan secara maksimal maka kerugian akan didapatkan dan pemilik usaha merasakan dampak buruk yang akan terjadi. Nah, pertimbangkan dan cermati terlebih dahulu agar keuntungan dalam memihak pada anda.

  1. Kredit dan pinjaman berjalan dengan lancar

Manfaat ini dapat dirasakan oleh pemilik usaha dan juga pihak kreditur. Kegiatan usaha akan berjalan dengan lancar jika salah satunya proses kredit dan peminjaman berjalan dengan lancar. Studi kelayakan bisnis akan membantu anda sebagai pelaku usaha dan kreditur untuk lebih berhati-hati dalam melakukan peminjaman dana. Pihak bank ataupun lembaga tidak menginginkan dana yang digunakan macet dan tidak dapat terealisasikan dengan lancar. Maka dari itu, studi kelayakan bisnis wajib anda lakukan sebagai titik acuan untuk mempertimbangkan kegiatan usaha yang akan anda jalankan.

  1. Mengetahui prestasi kinerja proyek yang dijalankan

Studi kelayakan bisnis juga dapat bermanfaat untuk mengetahui prestasi kinerja proyek yang akan dijalankan. Bagi managemen perusahaan, hasil studi dari kelayakan bisnis adalah untuk mengukur sebuah kinerja proyek yang akan dijalankan. Kinerja-kinerja itulah yang nantinya dapat dilihat dari hasil tercapainya sebuah keberhasilan proyek. Sehingga dapat diprediksi sejauh mana prestasi kinerja proyek yang dilakukan pihak managemen dalam menjalankan tugasnya. Pihak managemen perusahaan dikatakan mendapatkan keuntungan apabila proyek yang dijalankan tanpa terjebak kerugian. Maka dari itu, kerja keras dalam memperkuat kinerja proyek harus dilakukan oleh pihak managemen perusahaan untuk mempertahankan kegiatan bisnis yang dijalankan.

  1. Keuntungan pihak pemerintah

Studi kelayakan bisnis juga mempunyai manfaat yang akan dirasakan pemerintah. Pemerinah akan mendapatkan banyak manfaat jika pelaku usaha berhasil dalam menjalankan sebuah proyek yang digenggamnya. Studi kelayakan bisnis secara terperinci disusun dengan memperhatikan berbagai kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan dan ditetapkan oleh pemerintah. Kebijakan-kebijakan tersebut harus ditaati leh pelaku usaha agar kegiatan usaha dapat berjalan dengan lancar. Kebijakan tersebut akan berdampak pada perusahaan yang dijalankan. Untuk itu, kelancaran sebuah perusahaan harus tetap dijaga agar keuntungan dapat diperoleh untuk pelaku usaha ataupun pemerintah setempat.

  1. Menciptakan lapangan pekerjaan

Sebagaimana saat ini sulitnya mencari lapangan pekerjaan, manfaat studi kelayakan usaha dapat dirasakan oleh masyarakat pada umumnya. Proyek yang dibangun dapat menciptakan sebuah lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Masyarakat tidak perlu kesulitan lagi untuk mencari lapangan pekerjaan, karena dengan adanya proyek yang dibangun pemilik usaha masyarakat umum dapat merasakan manfaat lapangan pekerjaan.

Nah, keenam manfaat tersebut dapat anda rasakan dari studi kelayakan bisnis. Pertimbangkan dahulu sebelum anda berpikir untuk membangun sebuah proyek atau perusahaan. Agar anda tidak bimbang dalam melakukan studi kelayakan bisnis, keenam manfaat tersebut dapat anda jadikan acuan untuk membangun sebuah usaha. Namun, tidak hanya manfaat saja. Studi kelayakan bisnis ini juga mempunyai beberapa tahapan didalamnya. Tahapan-tahapan tersebut untuk mengarahkan dan mengatur agar para pelaku usaha tidak salah dalam mengambil langkah untuk menjalankan usahanya.

Nah, untuk para pelaku usaha yang akan melakukan sebuah studi kelayakan bisnis yang akan dijalankan, ada baiknya jika anda harus memperhatikan beberapa tahapan dalam pelaksanaan studi kelayakan bisnis untuk menghindari kerugian yang terjadi.

 Tahapan Studi Kelayakan Bisnis

  • Menentukan gagasan bisnis

Tahap pertama dalam melakukan studi kelayakan bisnis adalah menentukan gagasan bisnis. Dalam tahapan ini pelaku usaha harus mampu menciptakan sebuah ide atau gagasan yang memiliki potensi yang maksimal. Seperti halnya, menentukan sebuah produk maupun jasa yang nantinya dapat diprediksikan memiliki keuntungan dalam melakukan kegiatan bisnis yang dijalankan. Pelaku usaha melakukan sebuah penelitian tentang kebutuhan pasar atau permintaan pasar, selain itu pelaku usaha juga mempertimbangkan jenis produk ataupun jasa yang akan digunakan untuk bisnis. Hal ini dilakukan agar kebutuhan dan harga pasar dapat terpenuhi dengan baik dan benar.

  • Tahapan riset/penelitian

Pada tahap kedua ini, pelaku usaha melakukan sebuah penelitian yang lebih mendalam lagi. penelitian ini menggunakan metode ilmiah agar lebih akurat. Pelaku usaha melakukan penelitian ini yang diawali dengan tahapan mengumpulkan data, menggunakan teori, serta menginterpretasi dan menganalisis hasil data dengan menggunakan alat analisis yang sesuai. Hal ini akan mempengaruhi studi kelayakan bisnis yang dijalankan.

  • Evaluasi

Tahapan ketiga ini adalah tahap dimana pelaku usaha melakukan pengevaluasian sebuah proyek yang dijalankan. Untuk menjalankan kegiatan bisnis, pelaku usaha harus melakukan 3 tahapan pengevaluasian. Pertama, pelaku usaha harus menjalankan evaluasi terhadap beberapa usulan proyek yang akan dijalankan nantinya. Usulan tersebut akan dipilah-pilah dan ditetapkan usulan yang terbaik agar kegiatan usaha dapat berjalan dengan lancar saat dijalankan. Kedua, setelah melakukan pemilihan usulan terbaik proyek, pelaku usaha harus melakukan pengevaluasian terhadap proyek yang akan dijalankan. Kemudian, tahapan pengevaluasian terakhir adalah pelaku usaha mengevaluasi proyek yang telah dijalankan. Hal ini bertujuan agar pelaku usaha dapat mengetahui berjalan dengan baik atau buruk proyek yang sudah dijalankan.

  • Tahapan pemilahan dan pemilihan proyek yang layak

Tahapan pemilihan proyek dilakukan ketika terdapat beberapa rencana proyek yang akan dijalankan. Pemilihan proyek ini harus dilakukan oleh pelaku usaha. Proyek yang paling layak adalah proyek yang harus dipilih pelaku usaha. Proyek yang layak akan membantu kegiatan bisnis pelaku usaha menjadi lancar.

  1. Penjadwalan rencana pelaksanaan proyek

Setelah pelaku usaha menentukan proyek yang layak dijalankan, kemudian tahapan selanjutnya adalah merencanakan jadwal pelaksanaan proyek. Pelaku usaha menentukan jenis pekerjaan, jumlah tenaga pelaksanaan proyek, dana dan sumber daya yang diperlukan saat menjalankan sebuah proyek, dan lain sebagainya.

  1. Pelaksanaan proyek

Tahap ini merupakan tahap terakhir yang dilakukan pelaku usaha. Pada tahap pelaksanaan proyek ini pelaku usaha benar-benar mempertimbangkan dan melaksanakan proyek yang akan dijalankan dengan baik dan benar. Hal ini agar pelaku usaha tidak mengalami kerugian dan proyek yang dijalankan dapat berhasil sesuai rencana yang telah disusun sebelumnya.

Aspek-Aspek studi kelayakan bisnis

Selain manfaat dan tahapan, ada beberapa aspek penting yang harus diperhatikan para pelaku usaha yang akan menjalankan usaha atau perusahaannya. aspek-aspek ini yang menjadi tolak ukur dalam melaksanakan usaha. Para pelaku usaha tidak dapat melewatkan aspek tersebut. Jika satu aspek saja tidak dilakukan dan dicermati maka kegiatan usaha tidak akan berjalan dengan lancar. nah, berikut aspek-aspek yang harus diperhatikan para pelaku usaha dalam studi kelayakan bisnis:

Aspek dibidang hukum

Dalam aspek hukum ini menyangkut tentang berbagai legalitas meliputi ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Dalam aspek hukum, para pelaku usaha harus memperhatikan izin lokasi yang berupa akte pendirian perusahaan oleh notaris CV/PT serta berbentuk badan hukum lainnya. Hal ini agar perusahaan yang didirikan bersifat resmi. Selain itu, aspek hukum lainnya yang perlu diperhatikan adalah NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) agar perusahaan yang anda jalankan dapat tercatat nomor pajak dan penghasilan yang resmi.

Surat tanda daftar perusahaan juga wajib diperhatikan oleh pelaku usaha agar nama perusahaan tercantum oleh pusat. Di samping itu, seorang pelaku usaha juga harus memperhatikan surat izin tempat perusahaan dari pemerintah daerah. Tidak hanya surat izin tempat namun juga surat namun juga surat rekanan dari Pemda setempat. Kemudian surat terakhir yang harus diperhatikan adalah SIUP setempat. Nah bagi anda pelaku usaha yang akan mendirikan usaha baru, jangan sampai terlewatkan aspek hukum yang wajib dibuat.

Aspek Sosial, Ekonomi, dan Kebudayaan

Aspek ini menyangkut tentang dampak positif ataupun negatif dari masyarakat setempat dari perusahaan atau kegiatan usaha yang akan didirikan pelaku usaha. Dampak sosial yang dapat dirasakan dalam dunia usaha saat membangun perusahaan biasanya jika perusahaan yang dibangun berhasil maka tampak pada lalu lintas semakin lancar, terdapat pembangkit listrik yang memadai, jalur komunikasi yang lancar, dan banyak kegiatan sosial yang semakin memadai. Selain itu pendidikan masyarakat setempat juga diperhitungkan di aspek sosial.

Dengan melakukan wawancara, kuisioner, dan beberapa dokumen maka dapat mempertimbangkan dan membandingkan keinginan investor dan pihak yang terkait dengan menggunakan data yang terkumpul maka akan mengetahui apakah perusahaan yang dibangun layak atau tidak. Dengan begitu, kegiatan usaha sangat berpengaruh pada aspek sosial yang ada. Kemudian dari segi ekonomi sendiri, dampak ekonomi yang terjadi ketika telah membangun perusahaan dan hasil dari keuntungan perusahaan. Dampak tersebut dapat berupa pendapatan perkapita penduduk, apakah sebuah proyek perusahaan yang dibangun dapat mengubah pemasukan pendapatan ataupun mengurangi pendapatan perkapita.

Hal ini dapat dilihat dan diprediksi dengan mengukur pendapatan perkapita setiap tahunnya. Tidak hanya itu, pendapatan nasional juga dapat diperhitungkan dalam dampak ekonomi dan upah rata-rata tenaga kerja atau yang sering disebut UMR juga mempengaruhi aspek ekonomi yang terjadi. Sedangkan dari segi budaya dampak pembangunan perusahaan dari kegiatan usaha yang terjadi dapat dirasakan dengan adanya kebiasaan adat masyarakat yang terjadi. Kebiasaan budaya ini lahir dan dikembangkan seiring berjalannya perusahaan yang dibangun.

Aspek keadaan pasar dan pemasaran proyek

Aspek pasar dan pemasaran proyek menyangkut tentang adanya peluang besar pasar bagi produk yang akan dihasilkan dari pembangunan perusahaan. Untuk pelaku usaha dapat memperhatikan beberapa hal penting dari aspek keadaan pasar dan pemasaran proyek seperti potensi pasar yang terjadi, jumlah konsumen yang akan berkerja sama atau membeli produk anda, kemampuan konsumen dalam membeli produk. Sedangkan dari segi pemasaran, dapat berupa strategi yang akan digunakan agar kegiatan usaha dapat berjalan dengan lancar. Strategi pemasaran ini sangat berpengaruh dalam perkembangan potensi pasar untuk meraup keuntungan dan meraih banyaknya market share. Untuk itu, sebagai pelaku usaha sebaiknya anda menyusun banyak strategi agar kegiatan usaha anda tidak jatuh dan mendapat kerugian yang amat besar.

Aspek teknologi dan teknis

Saat ini aspek teknologi tidak bisa jauh dari kegiatan masyarakat sekitar. Termasuk kegiatan usaha. Aspek teknologi ini meliputi penentuan keberadaan lokasi yang akan dipilih oleh pelaku usaha. Lokasi yang strategis dapat menentukan keberhasilan dan keuntungan perusahaan yang dibangun. Kemudian, alat-alat yang digunakan dalam perusahaan juga berdampak pada aspek ini. Alat-alat yang berkualitas akan menghasilkan produk yang berkualitas juga. Pemilihan layout juga akan berpengaruh dalam pembuatan produk. Serta pemilihan teknologi yang sesuai juga dapat mempengaruhi perkembangan perusahaan yang akan dijalankan. Jadi, sebagai pelaku usaha sebaiknya anda pastikan teknologi dan teknis yang baik untuk perusahaan anda agar tidak mengalami kerugian.

Aspek managemen perusahaan

Aspek managemen perusahaan ini meliputi pembangunan perusahaan. Managemen perusahaan harus dicermati agar perusahaan tidak menurun dan mengalami kerugian. Sebelum menjalankan kegiatan usahanya, pemilik usaha harus mempertimbangkan managemen perusahaan yang dikelola. Managemen yang baik akan menghasilkan sebuah perusahaan dan produk yang berkualitas. Sebaliknya, pengelolaan managemen yang buruk akan berdampak pada perusahaan yang menurun dan memburuk. Dampak buruk kerugian juga akan dirasakan jika managemen perusahaan tidak bisa dikelola dengan baik.

Aspek keuangan

Aspek yang terakhir ini adalah aspek yang tidak kalah penting. Untuk pemilik usaha, jika ingin menjalankan perusahaannya dengan baik dan benar maka yang perlu diperhatikan adalah aspek keuangan. Aspek keuangan juga menyangkut tentang dana perusahaan yang dikelola. Proyeksi pengembalian dengan tingkat biaya modal dan sumber daya yang bersangkutan. Pengelolaan sumber dana yang baik akan berdampak pada keuangan perusahaan. Nah, untuk anda yang memiliki perusahaan lebih dari satu sebaiknya gunakan managemen pengelolaan keungannya yang memadai. Agar keuangan anda dapat dikelola sesuai rencana.

Namun jika anda pemilik bisnis pemula, anda dapat mengelola keuangan sendiri. Carilah informasi yang banyak tentang pengelolaan keuangan yang baik dan benar agar anda tidak salah dalam memanagemen keuangan perusahaan anda. Cermati dan teliti setiap laporan keuangan setiap bulannya agar anda dapat memantau seberapa besar perkembangan keuangan yang anda dapatkan setiap bulanan. Jangan sepelekan managemen pengelolaan keuangan karena dapat mempengaruhi dampak penghasilan perusahaan anda.

Nah, itulah beberapa ulasan tentang studi kelayakan bisnis yang dapat anda jadikan sebagai patokan agar pembangunan perusahaan berjalan dengan lancar. Sebagai seorang pelaku usaha yang profesional, hendaknya selalu mencermati peluang perusahaan yang ada. Dengan berbagai informasi dan ilmu dari studi kelayakan bisnis anda akan lebih menguasai tentang dunia bisnis yang ada di Indonesia. Perbanyaklah pengetahuan untuk menambah wawasan anda dalam berbisnis. Jika bisnis yang anda lakukan mengalami kerugian, jangan langsung menutup lapak. Anda dapat membangunnya kembali dengan kerja keras dan pengetahuan yang lebih. Untuk itu, studi kelayakan bisnis sangat berpengaruh dan penting untuk anda lakukan dalam kegiatan usaha anda. Ayo lebih cermat dalam membangun usaha!

 

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.